Aku kira waktu berjalan begitu cepat tapi ternyata sangat lama.
Rasanya aku mulai ingin berhenti sejenak
Menarik nafas panjang, hingga aku bisa sadar sudah saatnya melepas genggaman yang ternyata hanya aku sendiri yang menggenggam
Ku kira aku melewatkanmu saat kamu mencoba perlahan melupakanmu
Hampir 5 tahun aku mencintai bayangan
Yang aku kira akan menerima dengan tangan terbuka untuk menggenggam kembali tanganku.
Waktu yang lama bukan untuk mencintai manusia yang maya
Yang aku ingat hanya lampu kuning dijalan malam
Bintang malam itu ramai bukan?
Sama dengan halnya perasaanku ramai dengan harapan
Aku kembali dengan januariku
Aku melewatkan november kembali
Tapi aku sering sekali melupakan apa yang harus ku lepas.
Kamu tau? Kamu satu satunya alasan aku tetap ada disini
Mendengar kabar baikmu dan kabar baiknya adalah pelepas dahaga terbaik di dada ini
Aku baru sadar semua tulisanku adalah untuk kisah yang tak pernah ku tau akhirnya