Lakukan apa yang kamu mau, jalankan apa yang kamu suka

Jumat, 22 Januari 2021

Tanpa batas waktu

Januari 22, 2021 Posted by agista rahmadania No comments
Aku kira waktu berjalan begitu cepat tapi ternyata sangat lama. 
Rasanya aku mulai ingin berhenti sejenak 
Menarik nafas panjang, hingga aku bisa sadar sudah saatnya melepas genggaman yang ternyata hanya aku sendiri yang menggenggam
Ku kira aku melewatkanmu saat kamu mencoba perlahan melupakanmu 

Hampir 5 tahun aku mencintai bayangan 
Yang aku kira akan menerima dengan tangan terbuka untuk menggenggam kembali tanganku.
Waktu yang lama bukan untuk mencintai manusia yang maya
Yang aku ingat hanya lampu kuning dijalan malam 

Bintang malam itu ramai bukan? 
Sama dengan halnya perasaanku ramai dengan harapan
Aku kembali dengan januariku
Aku melewatkan november kembali
Tapi aku sering sekali melupakan apa yang harus ku lepas. 

Kamu tau? Kamu satu satunya alasan aku tetap ada disini 
Mendengar kabar baikmu dan kabar baiknya adalah pelepas dahaga terbaik di dada ini
Aku baru sadar semua tulisanku adalah untuk kisah yang tak pernah ku tau akhirnya

Kamis, 07 Januari 2021

Semesta suka bercanda

Januari 07, 2021 Posted by agista rahmadania No comments
Waktu tak banyak bercerita ternyata, hanya berjalan seperti itu saja. Hanya gemar memberi warna hitam dan abu, sepakat bukan? 
Kini aku semakin mengerti bahwa hidup tentang kehilangan-kehilangan yang tak akan pernah usai 
Tentang cerita yang kembali membuat asa semakin terpaut sama halnya dengan ego yang tak pernah surut.
Teruntuk raga dan nurani sampai kapan merasa semua baik-baik saja, sampai akhirnya tersadar bahwa rasa lelah untuk berkelana telah dipenghujung dan tersadar bahwa tak ada tempat untuk kembali dan pulang. 
Teruntuk nurani, ku tau ada kecemasan yang berada di dalam sana dengan kecemasan yang tiada padam, Ku tau seberapa besar kamu mencoba untuk menutupinya, aku tau kamu takut dengan semua kemungkinan yang akan terjadi diluar yang sudah kamu perhitungkan. 
Ku tau akan banyak luka yang ku perbuat tapi kenapa waktu selalu meminta ku untuk mencoba lagi dan lagi bukan sekali lagi. 
Kini aku mencoba menopang semua nestapa yang akan ku perbuat kembali memancing semua yang tak ingin aku rasa kan kembali.