Lakukan apa yang kamu mau, jalankan apa yang kamu suka

Senin, 05 Juli 2021

Untuk Januari "Mengenalmu hanya untuk mengenang"

Juli 05, 2021 Posted by agista rahmadania No comments
Januari, 2021
Hai Januari, yang tidak baik-baik aja. ternyata memang akan selalu membawa cerita yang menyulitkan untukku disepersetiap tahunnya. menyudutkanku pada posisi yang tidak baik-baik saja. Lalu, aku menemukanmu di pagi hari dengan suara berisik di sebuah kerumunan. Aku bahkan tak mengenalimu. 
pandemik kala itu membuat kita semua sepakat menggunakan masker. Aku yang datang persis disebelah kursimu sambil berdiri, entahlah kenapa aku harus berdiri diantara kursimu. Mungkin kalau kala itu kita tak saling bertemu, tak akan ada luka yang kulalui kembali. 
Lalu dengan kebaikan hatimu, kamu memberikan kursimu untukku dan kamu memilih berdiri diujung dibawah sinar matahari yang sepekan sudah sangat panas. 
Lalu aku berterima kasih. 
Beberapa waktu kemudian semesta kembali bercanda. Masih di gedung yang sama bahkan di tanah yang sama. Aku harus bertemu denganmu karena suatu sebab yang mendesak. 
Lalu semua berjalan begitu saja, hari itu aku melihat senyum di wajahmu dan bertukar pembicaraan sejenak. Semua pembicaraan yang tak pernah menjadi dugaanku akan membawa ku lebih dalam mengenalmu.
Aku tau ini awal yang tidak baik dari semua yang berjalan seharusnya berjalan dengan baik, yang diharapkan baik ternyata aku salah. ini berjalan begitu rumit dan aku tau kamu tidak baik-baik saja menjalaninya. 
Hari pertama kita bertukar nomor, tanpa ingin lebih jauh aku mengakhiri pembicaraan, karena akan terlalu rumit jika aku harus meneruskan. 
Hari pertama kita bertukar pesan, sebatas iya dan siap sebagai seorang rekan. Tak lebih dan tak kurang.
Aku tak berharap banyak atas respon selebihnya.
Aku memandangi hidupku yang semakin hari semakin berantakan mengingat pertemuan kita yang di ciptakan semesta. Aku sama sekali tak ingin menghindari semuanya, tapi aku tau kamu sedang menghindari semua yang diciptakan takdir. 
Kalau hari itu aku bisa kembali mungkin aku akan meminta maaf terlebih dahulu atas semua yang aku ciptakan. Ya, bukan hanya aku yang menciptakan. tetapi kamu juga. 
Tapi sampai hari dimana aku pergi, aku tak pernah meminta mu meminta maaf atas segala yang semesta ciptakan. 
Aku gaduh dengan pikiranku sendiri, meraba perasaan menyesal yg sesak. Tanpaku sadari yg kupunya semua lenyap beserta kenangan denganmu 

Minggu, 04 Juli 2021

Setelah aku kehilangan kabarmu

Juli 04, 2021 Posted by agista rahmadania No comments

 Aku lupa memprediksi perasaanku padamu, sesuatu yang sulit di jelaskan oleh nalar

Cinta yang ku rasa saat ini seperti menghirup sebatang rokok. 

Ketika aku menghirupnya begitu dalam dan aku lupa ternyata abunya menyakitkan bahkan melukai 

Begitulah siklus aku mencintaimu, semakin dalam dan ternyata aku melukai diriku, 

Berpura-pura baik-baik saja adalah kegemaranku 

Entah apa yang harus ku jalani seperti kelihatannya baik 

Kamu adalah cerita yang sulit ku cerna

yang melukai tanpa masuk akal 

Aku bingung bagaimana menjelaskan satu per satu perasaanku 

yang aku tau hari semakin hari begitu menyakitkan 

Begitu sulit terlebih sejak aku membiasakan diri tanpa kabarmu

menjalani hidup hanya sekedar hidup 

aku pikir dunia sedang tidak baik baik saja 

ternyata aku salah, aku yang sedang tidak baik-baik saja 

Kamis, 01 Juli 2021

Kamu bilang kita rumit?

Juli 01, 2021 Posted by agista rahmadania No comments

Kamu bilang kamu gak mungkin lupa momennya 

tapi aku pikir kamu pasti akan lupa aku 

Aku yang cuma bisa nuntut kamu untuk ada disini 

mengikuti semua permainan yang merusak perasaan 

kamu bilang semuanya akan berjalan buntu kalau kita bertemu 

aku pikir semuanya berjalan baik-baik aja 

ternyata aku salah semua yang berjalan terasa berat untukmu 

Menghubungi larut malam menjadi kebiasaan

Berceloteh entah apa yang dibicarakan 

Tapi kamu selalu membuatku tertawa 

Melihatmu menaikan alis ketika bertemu menjadi hal yang aku rindukan saat ini 

Kamu bilang semua nya berjalan begitu berat dan rumit

Tapi aku pikir semuanya bisa dijalankan dengan baik 

Tapi lagi-lagi aku salah menebak 

Bukankah aku sudah mengatakan aku merindukanmu belakangan?

Mungkin dimatamu semua tentangku hanya objek bercanda 

Suaramu masih menjadi favorit pengantar tidurku 

masih menggila dikepala ku setiap kali mata ini ingin terpejam di malam hari 

Sekarang yang aku dapatkan hanya memandang foto yang pernah kamu kirimkan untukku 

ya, mungkin sedikit memberikan lupa kalau kamu sudah tak ingin bicara