Rasanya semuanya sudah berlalu ternyata sama sekali tak berlalu
Semua yang melibatkan dirimu tak akan pernah berakhir
mungkin sampai nanti ada yang seindah dirimu baru aku akan melupakanmu
atau bahkan sama sekali tidak bisa?
Aku ingin sekali egois, meletakkanmu dibagian kepala yang palingku ingat
Tapi, aku baru sadar aku salah meletakkan keegoisan.
Tak seharusnya kamu ku letakkan di bagian ingatan yanng sering aku ingat
Harusnya dari awal aku pelan-pelan belajar mengikhlaskan
Lagi-lagi aku gagal, barang sejenak saja aku enggan melupakanmu
Bodoh sekali aku, terlanjur bermain dengan hati tanpa tau konsekuensi menyakitkannya
0 komentar:
Posting Komentar